Esai
Merawat Bara Kata di Kota Kudus
Hari ini, jika kita melihat Kudus, ruang sastra memang tidak terlalu banyak terbuka. Diskusi jarang terjadi. Komunitas t...
Kategori: Esai
Esai
Hari ini, jika kita melihat Kudus, ruang sastra memang tidak terlalu banyak terbuka. Diskusi jarang terjadi. Komunitas t...
Esai
Program Ruang Ingatan Cerita Kudus Tuwa mencoba membaca kembali arsip-arsip seperti ini. Arsip sering terlihat sepele ka...
Esai
Pendekatan dramaturgi menjadi menarik ketika digunakan untuk membaca kehidupan sebuah kota. Kota dapat dipahami sebagai ...
Esai
Serah Kedua di Balai Budaya Rejosari pada 28 Februari 2026 adalah simbol kecil dari harapan besar itu. Di sana, puisi di...
Esai
Jarak antara penonton dan pemain justru menciptakan ruang evaluasi: masyarakat melihat persoalan utang piutang, konflik ...
Esai
Dalam masyarakat yang mudah menstigma problem kesehatan mental, lebih-lebih di lingkungan keluarga konservatif, secara k...
Esai
Mereka adalah Afif Khoirudin Sanjaya, Elang Ade Iswara, dan Tiyo Ardiyato. Tiga nama yang tumbuh dari tanah yang sama, t...
Saya teringat pada gagasan βBad Faithβ dari Jean-Paul Sartre tentang manusia yang bersembunyi di balik peran sosialn...