Dalam pagelaran Dandangan 2024 di Taman Menara Kabupaten Kudus (06/03/2024), Komunitas Seni Samar menghadirkan Barongan Ndas Papat, sebuah eksplorasi mitologis yang dituangkan dalam medium teater. Menjadi sebuah pertunjukan ritualistik yang apik. Menurut Edy Susanto, yang merupakan salah satu pemeran salah satu jenis kepala barongan sekaligus narator melalui lantunan tembang dalam lakon tersebut memang dengan sengaja menghadirkan garapan lakon Barongan Ndas Papat. Menjadi semacam lintasan pertemuan ruang antara yang lampau dan hari ini, sebuah karya seni teater yang apabila ditarik mundur kepada ruang magis teatral pada zaman yunani kuno. Dengan gerak dan simbol artistik seperti topeng dalam barongan Ndas Papat.
” Saya berharap, pada pertunjukan kami kali ini dapat memberikan sebuah kesan akan sebuah perjalanan eksitensi sebuah upacara yang tidak hanya menjdai semacam rememori atau klangenan semata, tetapi lebih kepada kehadiran suatu eksistensi cipta karya yang melampaui ruang dan waktu “. tutur Edy Su.
Melalui pertunjukan seperti Barongan Ndas Papat, kita dapat melihat bagaimana teater tidak hanya menjadi sarana hiburan semata, tetapi juga merupakan bentuk ekspresi seni yang memperkaya pemahaman kita tentang sejarah, mitos, dan budaya. Dengan menggabungkan unsur-unsur mitologis dan artistik, teater menjadi medium yang kuat untuk mengeksplorasi dan merayakan warisan budaya kita. Hal ini mencerminkan esensi dari perkembangan teater sebagai bagian integral dari peradaban manusia sepanjang sejarah.
Sementara itu menurut Sabila Aulia Puspita salah satu siswi di SMA 1 Mejobo yang juga ikut menjadi bagian dalam pementasan tersebut mengungkapan bahwa keberagaman ekspresi manusia untuk menyampaikan gagasannya sangatlah penting untuk menemukan kedirian identitas daerah. Melalui kekayaan simbol – simbol serta cara pandang masyarakat seperti kisah Rananggana yang merupakan genre tragedi kuno membawa kita kepada kilas balik perjalanan kebudayaan yang dikenal oleh masyarakat dalam laku dramatiknya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tinggalkan Komentar