Folks

Lantas, Siapakah Pembunuh “ Orang Asing ? ”

✍ Mentas - 📅 01 Jul 2023

Lantas, Siapakah Pembunuh “ Orang Asing ? ”
Mentas

Oleh Mentas

Pementasan Teater “ Orang Asing ” Oleh FKTJ


Pertunjukan teater berjudul asli “Lithuania” karya Rupert Brooke adalah sebuah karya yang patut untuk dikaji kembali dalam perspektif psikologi sosial manusia dalam menghadapi tantangan kehidupan.

Salah satu adegan pemeran Bapak, Ibu dan Gadis pada Pementasan Teater “ Orang Asing “ karya Rupert Brooke oleh Forum Kesenian Tali Jagad yang disutradari Noko More, 01 Juli 2023 jam 19.30 WIB di Gedung MWC Kaliwungu.

Dalam gelaran drama ini, menggambarkan kisah sebuah negara yang termanifestasikan pada sebuah keluarga kecil yang terperosok dalam konflik dan ketidakpastian, namun tetap mempertahankan tekad dan harapan untuk kebebasan dari kesengsaraan.


“Lithuania” mengisahkan tentang perjalanan sekelompok orang yang berjuang melawan penindasan dan mencari kebebasan di tengah perang dan kekacauan. Melalui karakter-karakter yang kuat dan memiliki latar belakang khas yang cukup untuk diolah hingga ditampilkan di atas panggung pertunjukan teater.


Dalam perjalanan karya sastra itu sendiri, naskah tersebut disadur oleh D.Djajakusuma menjadi “ Orang Asing”. kali ini kita tidak membahas bagaimana dan mengapa judul naskah itu bisa berubah menjadi “ Orang Asing”. Tetapi lebih kepada apa, bagaimana dan mengapa sang sutradara, yakni Noko Mores mengkaitkan dan menyajikan isu-isu universal dalam naskah tersebut untuk dipentaskan.


Aspek yang menonjol dalam pertunjukan malam ini (01/07/2023), adalah kepiawaian para aktor dalam menghadirkan suasana dan atmosfer yang hidup akan lanskap kemelaratan beserta segala konfliknya. Mereka cukup berhasil menggambarkan perspektif dalam pengaruh psikologis akibat faktor kemiskinan secara struktural, mental maupun akibat faktor alam. Ketegangan batin seperti kemarahan, cita – cita, keputusasaan, penyeselan dengan selingan dagelan kere yang khas dimiliki rakyat jelata ikut mewarnai setiap plot adegan, detail bangunan visual artistik yang menghadirkan nuansa kemelaratan, benturan – benturan moralitas dalam batin para aktor pun coba dimunculkan dan tergarap dengan cukup baik. Penggarapan “ Orang Asing” versi Forum Kesenian Tali Jagad (FKTJ) menjelma menjadi visual dan emosi, menciptakan pengalaman teater yang kuat dan mendalam.

Selain itu, “Orang Asing” juga mengangkat tema-tema yang relevan dalam masyarakat, seperti moralitas, cita – cita, dan martabat manusia. Pertunjukan ini menggugah penonton untuk berpikir tentang pergolakan batin, dan perjuangan akan kemelaratan. Dalam perspektif psikologis Freud, penonton diajak untuk merenungkan kembali dirinya melalui pertempuran pikiran kita tentang id, ego dan super ego yang tidak ada habis – habisnya disetiap keputusan yang kita ambil dengan menggunakan narasi dramatis dan dialog yang kuat untuk menyampaikan pesan-pesan ini dengan kejelasan yang menghantarkan refleksi dan introspeksi dalam diri penonton. Para aktor dari FKTJ yang memerankan tokoh karakter dalam naskah “ Orang Asing “.

Secara keseluruhan, “Orang Asing” adalah sebuah pertunjukan teater yang menggugah dan memikat. Sutradara, aktor serta segala instrumen artistik berhasil menciptakan sebuah karya yang menggambarkan manusia dalam menghadapi ketidakpastian. Pertunjukan ini akhirnya menghadirkan malam upacara perenungan dalam penggambaran karakter yang kompleks dan menghadirkan pertunjukan yang estetis.


Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tinggalkan Komentar