Para Petarung Teater Djarum

18 October 2025  •  18:52 WIB  •  Gedung Auditorium UMK

Para Petarung Teater Djarum

Tentang Event

Kita semua pernah ada di titik itu: punya sebuah keyakinan yang kita pegang erat-erat, sebuah kebenaran yang rasanya harus diperjuangkan, tapi dunia seolah tak peduli. Suara kita terasa hilang ditelan kebisingan. Kita menjadi petarung tanpa nama di arena kehidupan kita sendiri.

Pergulatan sunyi yang akan diteriakkan di atas panggung oleh Teater Djarum dalam pertunjukan terbaru mereka yang keliling ke berbagai kota, berjudul “Para Petarung”.

Panggung untuk mereka yang tak terlihat, cerita tentang para pahlawan sehari-hari yang berjuang demi apa yang mereka yakini. Yang semua anggotanya adalah karyawan PT. Djarum, memberanikan diri keluar dari zona nyaman.

Perjuangan para tokohnya tidak hanya akan diungkapkan lewat kata-kata, tapi juga lewat melodi dan nyanyian dari emosi yang terpendam, semangat yang membara, dan keputusasaan yang mencengkeram, semuanya dilepaskan dalam bentuk pertunjukan teater.

Asa Jatmiko seperti berkata bahwa aktor di atas panggung seperti seorang superhero. Secanggih apa pun kostum, senjata, atau efek ledakan di sekitarnya. Kekuatan sejatinya tetap berasal dari dalam dirinya. Apa jadinya jika saat bertarung, tiba-tiba kostumnya macet atau senjatanya rusak? Superhero itu bisa “kalah” bukan karena ia lemah, tapi karena terlalu bergantung pada alat-alatnya.

Begitu pula dengan aktor. Kadang, kemegahan panggung bisa membuat kita lupa bahwa inti dari sebuah pertunjukan adalah jiwa manusia yang ada di atasnya. “Para Petarung” yang seperti ingin mengembalikan fokus itu untuk merayakan kekuatan seorang aktor sebagai pusat cerita, sebagai jantung yang memompa kehidupan ke seluruh pertunjukan.

Setelah berkeliling bekerjasama dengan komunitas teater setempat, ke Surabaya dengan Teater Sendratasik dan Teater Institut, Bandung dengan Kelompok Aktor Piktorial dan Forum Film Jawa Barat, Solo dengan Kelompok Kerja Teater Akar. Kini giliran Kudus bekerjasama dengan Teater Tigakoma UMK yang akan menjadi saksi perjuangan “Para Petarung”.

Pertunjukan:
📅 Sabtu, 18 Oktober 2025
🕢 Open Gate: 19.30 WIB
📍 Auditorium UMK Kudus
👷 Partner: Teater Tigakoma
🎟️ Reservasi: Penagramofon

Undangan untuk bertemu, berdialog, dan merasakan kehangatan bersama komunitas teater di Kudus. Bersama merayakan tentang mengapa cerita tentang perjuangan ‘orang biasa’ itu penting untuk terus diangkat dan disaksikan di tengah dunia yang seringkali hanya merayakan para pemenang?

Pentas “Para Petarung” ini disutradarai oleh Asa Jatmiko dengan menghadirkan para aktor, antara lain: Heru Nugroho, Wijayanto Franciosa, Anggi Putri Hartanti, Apriliyana Dewi, Dewy Evelyn Murti, Aeliza Mariyana, Aditya Debe Seputra, Abdul Soleh, Tania Kirana, dan Kasmin. Koor dan Koreo diisi oleh Lulu’atul Mufida, Nabila Khurul Aini, Uptalia, Putri Lestari, Deni Anggaresta Marlistian, Abdul Ghofar, Muh. Galuh Eka Pradana, dan Anang Ma’ruf. Penata Cahaya: Ahmad Huzaeni, Syarief Hidayat. Tim Artistik: Choirul Azis, Kemal Maesal Azam dan Rizki Ananda. Tim Make Up dan Wardrop oleh Sriyatun Lala, Umi Setiyani, Alvatika Oktafiyana dan Riska Meriani. Logistik: Rahmat Syaifudin, Purna Irawan dan Isromi, serta Tim Dokumentasi oleh Ricky Marthin Rumuat dan Vico Gazella Hutomo Putro.

Komposer Lagu digarap oleh Ninin Widhiyanto, Komposer Musik dan Ilustrasi oleh Giwang Topo bersama Madha Soentoro dan Denny Dumbo. Tim Asisten Sutradara: Andreas Teguh, Masrien Lintang dan Bambang Susanto, Stage Manager: Arvian Yofi Pratama dan Pimpinan Produksi: Teresa Rudiyanto.

Lokasi

Gedung Auditorium UMK